Seperti Apakah Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia yang Baik?
Ditulis Oleh : Marshanda Syafira Devina (170110200064)
Perencanaan kebutuhan SDM merupakan suatu proses perencanaan yang sistematis untuk memaksimalkan sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan atau sebuah lembaga. Dapat diartikan juga menurut salah satu para ahli yaitu Andrew E. Sikula (1981:145), beliau menyimpulkan bahwa perencanaan sumber daya manusia adalah proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi.
Namun, sedikit berbeda dengan definisi Manajemen sumber daya manusia berdasarkan perspektif administrasi publik klasik yaitu meliputi rekrutmen pegawai sampai pada pemberhentian pegawai telah diatur sedemikian rupa untuk mendukung proses administrasi yang berlangsung dalam organisasi publik. Sumber daya manusia (pegawai) yang akan direkrut berdasarkan pola rekrutmen pegawai negeri sipil yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Sumber daya manusia yang telah direkrut akan mengikuti pelatihan awal (pelatihan prajabatan). Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para calon pegawai tentang sistem kepegawaian yang digunakan dalam organisasi publik (birokrasi pemerintahan).
Oleh karena itu, dalam merencanakan SDM yang baik dibutuhkan tahapan yang sistematis untuk mencapai tujuan tersebut agar dapat menghasilkan SDM yang berkualitas serta memajukan organisasi yang ada di dalamnya. Berikut tahapan yang dapat dilakukan yaitu :
1. Menganalisis tujuan yang ingin dicapai oleh organisasinya. Dengan mengetahui tujuan tersebut dapat memberikan ide atau gambaran tentang pekerjaan apa yang harus di lakukan dalam organisasi ini.
2. Mengetahui informasi SDM tentang sumber daya manusia yang tersedia saat ini. Dengan cara ini kita dapat mengetahui kinerja hingga potensi yang dimiliki.
3. Memperkirakan tenaga kerja yang diperlukan untuk masa depan.
4. Melakukan recruitment. Recruitment ini bertujuan untuk memperoleh SDM sesuai klasifikasi kebutuhan organisasi dan sebagai salah satu alat organisasi dalam pembaharuan dan pengembangan.
5. Kemudian melakukan pemantauan dan pengendalian.
6. Mengadakan pelatihan, yang bertujuan untuk mengembangkan individu dalam bentuk peningkatan keterampilan, pengetahuan dan sikap. Pelatihan dilakukan bukan semata-mata untuk pribadi karyawannya saja, namun juga perusahaannya. Perusahaan tidak akan berkembang tanpa karyawan yang memiliki keterampilan dan minat kerja yang tinggi. Dengan adanya pelatihan, diharapkan mampu menggali potensi para karyawan dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki.
Tahapan-tahapan yang saya sebutkan diatas diperlukan pula langkah-langkah yang efektif dan efisien, supaya nantinya dapat memastikan penataan dan pengalokasian sumber daya yang optimal sesuai kebutuhan organisasi atau perusahaan tersebut.
Dari penjelasan yang sudah saya paparkan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam menghasilkan SDM yang berkualitas untuk kemajuan bangsa selanjutnya membutuhkan pegawai yang mempunyai visi dan misi serta komitmen penuh terhadap perusahaan tersebut. Selain itu, dalam pengembangan kinerja pegawai dapat dilakukan dengan program pelatihan yang tepat untuk meningkatkan skill dan kemampuan pegawai. Dan yang terakhir yaitu memberikan awards atau penghargaan kepada pegawai yang mempunyai kinerja maksimal dalam mengembangkan suatu perusahaan tersebut sebagai bentuk apresiasi yang membanggakan.
Sumber :
Komentar
Posting Komentar