Perencanaan Sumber Daya Manusia
by : Nabila Kamila (170110200006)
Apa itu MSDM? Pada suatu organisasi, sumber daya manusia merupakan hal
yang sangat penting, oleh karenanya harus diperhatikan karena mereka yang
menjadi pendukung utama atas tercapainya tujuan yang akan dicapai oleh
organisasi, sedangkan menurut Drs. Malayu S.P. Hasibuan, Manajemen Sumber Daya
Manusia (MSDM) adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja
agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan,
dan masyarakat.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan focus kajian MSDM adalah masalah
tenaga kerja manusia yang diatur menurut urutan fungsi-fungsinya, agar efektif
dan efisien dalam mewujudkan perusahaan, karyawan dan masyarakat. Karyawan
adalah perencana, pelaku, dan selalu berperan aktif dalam setiap aktivitas
perusahaan.
Perkembangan MSDM didorong oleh kemajuan peradaban, pendidikan, ilmu
pengetahuan, dan tuntutan daya saing produksi barang dan jasa yang dihasilkan.
MSDM sudah ada sejak adanya kerja sama dan pembagian kerja di antara dua orang
atau lebih dalam mencapai tujuan tertentu. MSDM ini pada mulanya terpadu dalam
manajemen atau belum menjadi ilmu yang berdiri sendiri. Para ahli pada abad
ke-20 mengembangkan MSDM menjadi suatu bidang studi yang khusus mempelajari
peranan dan hubungan manusia dalam mencapai tujuan organisasi. Perkembangan
MSDM didorong oleh masalah-masalah ekonomis, politis, dan sosial.
Lalu adapun fungsi dari MSDM salah satunya yaitu perencanaan. Apa itu
perencanaan? Perencanaan (human resources
planning) adalah merencanakan tenaga kerja secara efektif serta efisien
agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan.
Perencanaan dilakukan dengan menetapkan program kepegawaian. Program
kepegawaian meliputi pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan,
pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan
pemberhentian karyawan. Program kepegawaian yang baik akan membantu tercapainya
tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.
Strategi pengembangan SDM perlu dilakukan di era globalisasi seperti
sekarang ini. Pengembangan SDM merupakan usaha yang dilakukan untuk membentuk
manusia yang berkualitas dengan memiliki keterampilan, kemampuan kerja dan
loyalitas kerja kepada suatu perusahaan ataupun organisasi. Terkadang, tidak
sedikit perusahaan yang menolak calon pegawai karena tidak memenuhi kualifikasi
yang dimaksud. Selain itu, banyak perusahaan yang dibangun, namun SDM nya tidak
tersedia atau kurang. Dalam era globalisasi ini, persaingan akan semakin ketat.
Era globalisasi seakan memberikan arus teknologi dan informasi serta
mobilitas sumber daya manusia dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu
pengembangan SDM yang harus dilakukan adalah melalui pendidikan. Pendidikan
sangat penting dalam mengembangkan SDM karena pengetahuan akan diperoleh salah
satunya dengan pendidikan. Orang yang tingkat pendidikannya rendah, cenderung
tidak memiliki kemampuan dalam bekerja. Perusahaan pun pada dasarnya menyeleksi
calon karyawan dilihat dari tingkat pendidikannya.
Di Indonesia sendiri, angka kemiskinan yang terjadi masih sangat tinggi.
Salah satu factor yang menyebabkannya adalah rendahnya tingkat pendidikan
masyarakat, sehingga tidak memiliki pekerjaan dan meningkatkan angka
pengangguran. Oleh karena itu, pemerintah mengupayakan adanya wajib belajar 9
tahun untuk membentuk SDM yang berkualitas di masa mendatang. Kemudian,
masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah namun memiliki keterampilan, akan
dikembangkan melalui UKM atau Usaha Kecil Menengah yang sekarang ini banyak
dilakukan di desa-desa.
Sumber Referensi :
pakarkinerja.com
Manajemen Sumber
Daya Manusia Edisi Revisi cetakan 2019, Oleh Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan
Komentar
Posting Komentar