Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Yang Baik
Ditulis oleh : Citra Febriani (170110200017)
Perencanaan SDM merupakan upaya memproyeksikan berapa
banyak karyawan dan macam apa yang dibutuhkan organisasi di masa yang akan
datang. Semua organisasi/perusahaan harus menentukan masa depannya dengan
berbagai rencana yang relevan dengan tuntutan jaman. Pada era sekarang ini,
masa depan sangat sukar untuk diprediksi karena perubahan yang terjadi sangat
cepat dan massif. Pada era global yang kompetitif ini, kehidupan organisasi
bisnis dituntut untuk terus bergerak mengikuti arus perubahan yang sangat cepat
dan massif. Dalam konteks ini perencanaan SDM yang baik akan menjadi lebih
penting bagi organisasi/perusahaan karena globalisasi, teknologi baru, dan
proses restrukturisasi organisasi selalu membayangi kehidupan organisasi.
Untuk itu ada beberapa langkah penting agar dapat mengatur dan mengalokasikan SDM dengan efektif.
- Merekrut sesuai kebutuhan, sebaiknya tentuka syarat yang diinginkan dalam melakukan perekrutan. Sesuaikan dengan posisi yang dibutuhkan dan pastikan mencari kandidat terbaik sesuai harapan.
- Mendata kayawan sesuai potensi dan bakat. dan pastikan juga untuk memastikan data karyawan yang akurat. Termasuk latar belakang pendidikan, pengalaman serta keahlian yang dimiliki oleh setiap karyawan.
- Mengarahkan dan memberi pelatihan, apabila telah melihat peta kekuatan karyawan sesuai dengan kemampuannya, maka selanjutnya adalah mengembangkan minat dan bakat karyawan melalui pemberian pelatihan yang sesuai dengan bidang yang dikuasainya
- Tingkatkan persaingan yang sehat, sehingga perusahaan dapat membuat karyawan memaksimalkan potensinya. Seperti misalnya memberikan bonus jika target pekerjaan tercapai
- Pantau dan awasi, bila semua telah dilakuka sebaiknya lakukan pengawasan, penilaian tahunan bisa menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa perencanaan yang dilakukan tim HRD menuai hasil yang diinginkan
Adapun proses
perencanaan SDM sebagai berikut:
Ø
Ketersediaan
sumber daya manusia di perusahaan
Langkah utama yang dilkukan untuk memuai
perencanaan SDM adalah menilai ketersediaan dari sumber daya manusia di
perusahaan, diantaranya skill, jumlah, kualifikasi, kompetensi, pengalaman,
usia, kinerja, jabatan, kompensasi dan lain-lain.
Ø
Kebutuhan
SDM di masa mendatang
Dengan menganalisa kebutuhan tenaga kerja
di masa mendatang, contohnya pengunduran diri dan pemecatan perlu dijadikan
pertimbangan ada pun contoh lainnya seperti pengurangan SDM, promosi jabatan,
mutasi karyawan, dan lain sebagainya dimasukkan dalam pertimbangan yang
kemudian di analisa HR
Ø
Strategi
dan implementasi pencarian SDM
Jika HR sudah mengetahui kekurangan yang
dibutuhkan dari hasl evaluasi pertimbangan supply dan demand SDM, HR bisa
mengembangkan strategi berdasarkan permintaan SDM yang sudah di analisa
sebelumnya.
Faktor
yang harus di pertimbangkan dalam perencanaan SDM diantaranya :
Ø
Pertumbuhan
(growth)
Penting bagi HR untuk mempertimbangkan
kebutuhan perusahaan juga Kondisi finansial perusahaan. Apakah perusahaan perlu
banyak SDM atau tidak? Semua tergantung kondisi pertumbuhan perusahaan.
Ø
Perubahan
(change)
Perubahan dapat terjadi kapan pun. Seperti
ketika perusahaan mengalami perubahan, maka itu HR harus memiliki feksibilitas
agar bisa memnuhi kebutuhan perusahaan dengan baik.
Ø
Terknologi
(technology)
Di era teknologi informasi saat ini, penting bagi HR untuk memahami pentingnya peran teknologi dalam menjalani operasional perusahaan. Jika di perlukan, HR juga bisa merencanakan pelatihan untuk karyawan dalam mempelajari perangkat atau fitur yang digunakan perusahaan.
Begitu
rentannya organisasi/perusahaan yang hidup dan tumbuh di tengah-tengah
perubahan yang cepat, sehingga perencanaan SDM yang baik mutlak dibutuhkan
selaras mengikuti rencana strategis bisnis yang akan diwujudkan.
Rangkaian
pelaksanaan perencanaan SDM yang terintegrasi dengan rencana strategi bisnis
baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang menurut Hadari Nawawi, 1997:144
adalah sebagai berikut :
1. Dalam
proses perencanaan strategi bisnis,
beberapa organisasi/perusahaan akan melakukan:
a)
Menyusun rencana strategi bisnis dengan
persfektif jangka panjang (5-10 tahun) atau lebih di masa panjang
b)
Menyusun rencana opersional bisnis yang
dijabarkan dalam rencana strategi dengan persfektif jangka sedang (3-5 tahun)
di masa mendatang
c)
Menyusun rencana tindakan berupa anggaran dengan
persfektif tahunan yang menggambarkan kegiatan bisnis yang aka dilaksanakan
selama satu tahun (tahunan) dengan menyediakan anggaran tertentu untuk dapat
diwujudkan
2. Dalam
kegiatan perencanaan SDM
a)
Pada tahap awal perencanaan SDM mengidentifikasi
isu-isu berdaskarkan komponen-komponen di dalam rencana strategis bisnis
jangkapanjang, beberapa komponen yang bisa dijadikan isu perencanaan SDM antara
lain (1) filsafat perusahaan, (2) laporan hasil penelitian tentang hal-hal
seputar lingkungan bisnis, (3)
tujuan-tujuan dan sasaran strategis yang akan dicapai, dan (4) hasil analisis
SWOT perusahaan.
b)
Pada tahap selanjutnya hasil analisis isu
digunaka sebagai masukan dari perencanaan operasional jangka menengah ke dalam
tahap kegiatan perkiraan kebutuhan SDM dalam proses perencanaan SDM
c) Hasil perkiraan kebutuhan SDM tersebut dijadikan
masukan secara integral dalam penyusunan anggaran tahunan ke dalam langkah
perencanaan SDM.
References
Sunarta, S.
(2020). Journal perencanaan sumber daya manusia. PERENCANAAN SUMBER DAYA
MANUSIA, 6-7.
Komentar
Posting Komentar