Perencanaan kebutuhan Sumber Daya Manusia guna menghasilkan SDM yang berkualitas.
dibuat oleh: Kaila Zahrani Nur'fitri 170110200066
Menurut G Steiner, dikatakan bahwa perencanaan SDM merupakan
perencanaan yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan
organisasi dalam mencapai tujuan, melalui strategi pengembangan kontribusi
pekerjanya di masa depan. Dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja saat ini, maka proses
perencanaan SDM berarti usaha untuk mengisi/menutup kekurangan tenaga kerja
baik secara kuantitas maupun kualitas. Tujuan perencanaan SDM adalah untuk mempergunakan SDM seefektif mungkin agar memiliki
sejumlah pekerja yang memenuhi persyaratan/kualifikasi dalam mengisi posisi
yang kosong kapanpun dan apapun posisi tersebut.
Sumber daya manusia merupakan aspek
yang sangat penting bagi perusahaan, oleh karena itu perusahaan sangat membutuhkan
sumber daya manusia yang kompeten, memiliki kompetensi tertentu yang dibutuhkan
untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan pekerjaannya. Perencanaan kompetensi sumber daya
manusia dalam suatu organisasi harus berpijak dan visi dan misi organisasi,
yang kemudian diterjemahkan kedalam strategi fungsional yang ada. Maksudnya,
visi dan misi ini kemudian diterjemahkan menjadi tuntutan kompetensi sumber daya manusia yang harus dipenuhi.
Pentingnya perencanaan SDM adalah
untuk mengetahui rencana ketenagakerjaan SDM agar dapat mengembangkan karier,rencana
membimbing ke arah sukses, memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan dengan
perubahan-perubahan yang mungkin terjadi. Menurut saya, perencanaan kebutuhan
SDM di oganisasi sektor publik maupun sektor privat sama saja, dengan ini adapun
langkah-langkah perencanaan SDM agar
organisasi berjalan efektif. Untuk mencapai perencanaan SDM yang efektif haruslah ada integrasi antara
perencanaan SDM dengan perencanaan strategik dan perencanaan operasional. Schuler & Walker (1990)
menyebutkan bahwa perencanaan SDM meliputi lima tahapan, yaitu: 1)
Mengidentifikasi tujuan, 2) Peramalan keperluan atau syarat dasar SDM, 3)
Menilai keahlian yang telah dimiliki dan karakteristik penawaran internal
lainnya, 4) Menentukan kebutuhan utama SDM, dan 5) Mengembangkan rencana
aktivitas kegiatan dan program untuk memastikan penempatan orang-orang yang
tepat di tempat yang tepat.
Menurut saya tahapan perencanaan
SDM agar organisasi berjalan efektif yaitu, tahap pertama organisasi merekrut sesuai dengan kebutuhan, dalam proses ini
sebaiknya organisasi tersebut menentukan syarat yang diinginkan dalam
perekrutan. Pada tahap ini juga biasanya organisasi mencari SDM yang sesuai
dengan posisi yang dibutuhkan dan pastinya organisasi tersebut juga mencari
kandidat terbaik baik dari tingkatan pendidikannya maupun keahlian yang
dimiliki SDM. Tahap kedua yaitu pemetaan
kompetensi Sumber Daya Manusia, Kompetensi sumber daya manusia harus pula dipetakan agar lebih
mudah dalam pengelolaannya. Pemetaan kompetensi ini merupakan rancangan
kompetensi yang mau dibangun organisasi, baik yang merupakan kompetensi inti
maupun kompetensi pendukungnya. Setelah kompetensi diketahui, organisasi harus
melakukan pengelompokan atas kompetensi tersebut. Upaya pengelompokan ini bisa
dilakukan melalui penentuan bidang-bidang kompetensi inti yang merupakan tonggak organisasi, maupun
bidang kompetensi pendukung. Tahap ketiga memilih dan mempekerjakan SDM, memutuskan calon final untuk posisi
yang dibutuhkan serta memberikan penawaran kerja lebih detail sehingga terdapat
terbangun kesepahaman antara perusahaan dengan calon pekerja. Tahap
keempat Melakukan pelatihan dan
pengembangan, Setelah
mendapat tenaga kerja yang cocok, sebaiknya melakukan pelatihan serta pengembangan kemampuan agar tenaga kerja
yang baru bisa menyesuaikan diri dengan iklim dan tempo kerja perusahaan.
Selain itu juga guna agar tenaga kerja baru bisa bekerja efektif secepat
mungkin. Dan yang terakhir ada evaluasi perencanaan SDM, tahap ini akan memberikan gambaran secara
jelas bagaimana SDM bekerja dan memenuhi target perusahaan.
Dengan tahapan tersebut diharapkan organisasi
maupun perusahaan akan mempunyai Sumber Daya Manusia yang unggul, sehingga dapat
membantu perusahaan maupun organisasi tersebut menjadi semakin baik dan dapat lebih
bekerja secara efektif untuk mencapai target organisasi. Karena jika perencanaan
SDM tersebut dilakukan secara asal-asalan, maka akan menghasilkan SDM yang tidak
unggul, oleh karena itu perusahaan ataupun organisasi tidak akan berkembang dengan
baik.
Komentar
Posting Komentar