Perencanaan Kebutuhan SDM untuk Meningkatkan dan Mencapai Tujuan Organisasi Maupun Perusahaan

 Penulis : Exsi Aprilia Sugianto (170110200003)



Perencanaan Kebutuhan SDM untuk Meningkatkan dan Mencapai Tujuan Organisasi Maupun Perusahaan

Suatu perencanaan tentunya sangat dibutuhkan baik dalam kelompok, organisasi maupun perusahaan agar tercapainya tujuan secara efektif dan efisien. Dalam organisasi maupun perusahaan tersebut tentunya membutuhkan SDM/tenaga kerja untuk melaksanakan proses kegiatannya, sehingga diperlukannya pemilihan/perekrutan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun perusahaan tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan sumber daya manusia yang baik, efektif dan efisien agar dapat meningkatan kemajuan, produktifitas dan pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan tersebut.

Perencaaan sumber daya manusia ini merupakan suatu proses menganilis dan mengidentifikasi, baik yang dilakukan oleh organisasi atau publik maupun perusahaan dengan maksud untuk menentukan kebutuhan akan sumber daya manusia sebagai pemenuh proses kerja dalam pelaksanaan kegiatan guna terintegrasi dengan tujuan secara efektif dan efisien.

Adapun cara dalam membuat perencanaan kebutuhan sumber daya manusia untuk meningkatkan dan mencapai tujuan organisasi maupun perusahaan secara efektif dan efisien.

1.      Analisis Kebutuhan SDM

Sebelum melaksanakan perekrutan SDM, hal pertama yang harus dilakukan adalah menganalisis kulitas dan kuantitas SDM/tenaga kerja yang dibutuhkan dalam organisasi maupun perusahaan. Analisis kemampuan calon tenaga kerja yang dibutuhkan ini akan memperkirakan informasi mengenai jumlah, kualifikasi dan spesifikasi keahlian dalam memperoleh SDM/tenaga kerja yang sesuai. Analisis ini pun berguna untuk mengetahui serta memperkirakan kebutuhan sumber daya manusia untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

2.      Staffing

Selanjutnya melakukan perekrutan tenaga kerja dapat dilakukan dengan penyerahan data diri (administrasi) seperti cv serta dokumen-dokumen yang dibutuhkan organisasi/perusahaan tersebut untuk memperoleh informasi terkait calon tenaga kerja, lalu dengan cara tes intelektual maupun kemampuan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, proses perekrutan tenaga kerja dapat dilakukan dengan wawancara.

Dalam proses perekrutan SDM/tenaga kerja tersebut dibutuhkannya pihak yang ahli dan mengetahui kebutuhan organisasi/perusahaan serta memiliki sertifikasi yang baik sehingga dapat dengan bijak serta selektif dalam menyeleksi SDM/tenaga kerja yang kompeten.

3.      Pemeliharaan dan Peningkatan SDM

Setelah dilakukannya penyeleksian dan penerimaan SDM/tenaga kerja baru, maka langkah selanjutnya adalah melakukan kesepakatan atau kontrak antara organisasi/perusahaan yang berkaitan. Hal ini dilakukan agar kedua pihak saling transparan dalam bekerja tanpa ada pihak yang merasa dirugikan serta sebagai usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi mental, fisik dan sikap loyalitas tenaga kerja. Dalam pemeliharaan SDM kesejahteraan kedua pihak terutama tenaga kerja sangat dibutuhkan agar produktifitas kerjanya semakin meningkat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan tunjangan ekonomis, kesehatan, keselamatan kerja, pengayaan fasilitas dan lain-lain sesuai dengan kebijakan organisasi/perusahaan tersebut.

4.      Pengawasan dan Evaluasi

Agar proses kegiatan dapat berjalan dengan baik maka diperlukannya pengawasan kepada setiap tenaga kerja agar pekerjaan tetap terstruktur. Pengawasan ini dapat berupa penilaian kinerja yang dilakukan guna memperoleh informasi mengenai pencapaian hasil kerja yang diintergrasikan dengan tujuan. Dengan didapatkannya penilaian kerja maka selanjutnya dapat dilakukan evaluasi hasil kerja tersebut guna memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kinerja untuk memperoleh hasil yang lebih baik.


Komentar

Postingan Populer