Pentingnya Perencanaan SDM Dalam Menciptakan Tenaga Kerja Unggul

 Nama : Rifqa Zahratunnisa

NPM : 170110200057

-

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, organisasi membutuhkan sumber daya manusia yang unggul guna mencapai tujuan organisasi tersebut. Meskipun perkembangan teknologi semakin melesat, sumber daya manusia tetap dibutuhkan untuk mengoperasikan teknologi yang ada. Oleh karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang ahli di bidangnya masing-masing untuk dapat mempertahankan eksistensi organisasi tersebut di masa yang akan datang.

Kegiatan perencanaan merupakan proses penting yang harus diperhatikan di dalam manajemen karena seluruh kegiatan yang berlangsung di suatu organisasi hanya akan berjalan dengan baik apabila sebelumnya telah disusun perencanaan yang matang. Dengan dilakukannya perencanaan, organisasi tersebut diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif agar memberikan output yang berdaya guna dan berhasil guna. 

Perencanaan sumber daya manusia merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seorang manajer untuk dapat menyusun rencana secara terstruktur dengan menentukan kebutuhan tenaga kerja yang ada dengan memprediksi kebutuhan dan permintaan pegawai, malakukan pengembangan, implementasi, lalu mengontrol dan mengavaluasi kegiatan agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan guna tercipta kesesuaian antara jumlah tenaga kerja dengan jabatan kerja yang ada, sehingga menghasilkan tenaga kerja berdaya guna dan berhasil guna.

Proses perencanaan sumber daya manusia terbagi atas dua tahapan utama, yaitu:

·         Peramalan kebutuhan: memprediksi kebutuhan dan ketersediaan SDM

·       Perencanaan program: strategi dan rencana yang akan dilakukan setelah mendapatkan hasil peramalan kebutuhan sumber daya manusia

Untuk penjelasan lebih rinci mengenai proses perencanaan sumber daya manusia, berikut merupakan prosedur yang dapat dilakukan untuk merencanakan kebutuhan sumber daya manusia agar menghasilkan tenaga kerja yang unggul, di antaranya adalah:

1.   Melakukan pemetaan terhadap tenaga kerja yang dimiliki. Tujuannya agar perusahaan memiliki gambaran mengenai informasi yang dimiliki oleh tenaga kerjanya, seperti kemampuan pegawai, jumlah pegawai, dan info kepegawaian lainnya.

2.   Memprediksi kebutuhan dan ketersediaan pegawai di masa mendatang. Perkiraan ini dilakukan untuk mengetahui kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan dan kriteria tenaga kerja yang sedang membutuhkan pekerjaan tersebut untuk masuk ke tahap perekrutan.

3.    Mengembangkan tenaga kerja. Proses ini dilalui mulai dari perekrutan, seleksi, memilih pegawai yang lolos, menempatkan pegawai pada posisi yang sesuai, pelatihan, serta pengembangan.

4.  Evaluasi atas pekerjaan yang telah dilakukan. Apabila pegawai dapat mencapai target yang direncanakan, maka akan mendapat imbalan seperti promosi naik jabatan, penaikan gaji, atau penghargaan lainnya. Namun, apabila terjadi ketidaksesuaian, maka yang terjadi adalah pemecatan, penurunan gaji, atau hukuman lainnya.

Dengan melakukan keempat prosedur di atas, diharapkan organisasi dapat menghasilkan tenaga kerja yang unggul di bidangnya masing-masing, karena kualitas tenaga kerja yang baik akan berdampak kepada kesuksesan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya.

1)



Komentar

Postingan Populer